Kondisi tanah yang masih mengalami pergerakan di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) berpotensi menjadi longsor susulan. Tim SAR gabungan juga berupaya menyelamatkan seorang warga yang terjebak di dalam hutan.
Hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan tebing setinggi 100 meter di Dusun Situkung, Desa Pandaranarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah, longsor. Longsor mengakibatkan 30 rumah tertimbun.
Hingga saat ini, tanah masih terus mengalami pergerakan. Sementara jumlah pengungsi masih terus berdatangan ke dalam posko dengan jumlah telah dengan jumlah pengungsi mencapai 660 orang.
Sementara itu, tim SAR masih terus berupaya mengevakuasi warga yang berada di hutan. Karena sebelumnya saat terjadi longsor, banyak warga yang panik lari ke dalam hutan untuk menyelamatkan diri.
Dengan adanya peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara menetapkan tanggap darurat selama 14 hari ke depan guna mempermudah penanganan bencana tanah longsor tersebut.
"Tim evakuasi masih berada di lokasi. Tapi memang ada lokasi-lokasi yang belum bisa kami jangkau karena kondisi longsoran masih terus berjalan. Itu cukup menghambat dan kalau memutar jalan kaki itu dua jam jalannya menanjak sehingga teman-teman akan mengambil jalan-jalan yang paling cepat dan paling memungkinkan karena waktunya sudah malam," kata Kabid Kedaruratan BPBD Banjarnegara Raib Saehudin dikutip dari
Metro Pagi Primetime, Metro TV, Senin, 17 November 2025.
"Kita sudah berkoordinasi dengan Basarnas. Saat ini dari Basarnas sedang menuju ke lokasi. Sementara baru dua kepala keluarga yang melaporkan kehilangan keluarga, tapi ini masih kita data terus. Jangan-jangan keluarganya ada di lokasi," sambungnya.