12 June 2024 11:19
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menganggap pemilihan kepala daerah secara langsung dapat menghambat pembangunan. Hal ini disampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI.
Menurut Tito, Pilkada langsung kerap membuat hubungan antara gubernur dan bupati atau wali kota tidak akur karena urusan politik.
Tito menyebut perbedaan partai politik para kepala daerah yang dipilih langsung oleh masyarakat sering menimbulkan ketidakkompakan. Baginya situasi itu menyebabkan pembangunan tidak optimal dan merugikan masyarakat.
Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyayangkan pernyataan dari Menteri Dalam Negeri, Tito, akan hal tersebut.
| Baca juga: Mendagri Minta Pj Kepala Daerah yang Maju Pilkada Mengundurkan Diri |