Kemendes PDT Luncurkan Liga Desa 2026-2027, Jaring Bibit Atlet dan Gerakkan Ekonomi Lokal

11 October 2026 18:54

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) resmi meluncurkan kompetisi sepak bola amatir bertajuk Liga Desa 2026-2027. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Desa Nasional.

Acara kick-off Liga Desa ini digelar di Lapangan Panglejar, Desa Cisomang Barat, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Lewat kompetisi ini, pemerintah menargetkan partisipasi lebih dari 20.000 tim sepak bola desa guna menjaring bibit-bibit atlet potensial di daerah, sekaligus menjadi motor penggerak roda perekonomian masyarakat akar rumput.

Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, mengungkapkan bahwa Liga Desa ini merupakan salah satu program unggulan dari rangkaian festival Bangun Desa Bangun Indonesia. Rangkaian perlombaan ini juga akan dilangsungkan dengan berbagai tema di sejumlah provinsi.

"Jadi isinya banyak sekali, hampir 14 kategori perlombaan di festival ini. Di antaranya adalah Liga Desa yang insyaallah akan diikuti oleh lebih dari 20.000 tim desa-desa se-Pulau Jawa. Selain itu, ada juga penghargaan Desa Ekspor Terbaik, BUMDes Terbaik, Pemuda-Pemudi Pelopor Desa, lomba film pendek, YouTuber, hingga desa bebas narkoba," papar Yandri dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Minggu 11 Oktober 2026. 
 



Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyambut antusias penunjukan wilayahnya sebagai lokasi kick-off Liga Desa 2026-2027. Ia berharap ajang ini menjadi ruang silaturahmi yang kuat antarwarga desa.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap Kementerian Desa yang sudah memilih Bandung Barat sebagai lokasi kick-off. Sebuah kebanggaan buat kami. Tentu pembangunan Indonesia tidak terlepas dari pembangunan dari desa itu sendiri," ujar Jeje.

Dukungan serupa juga datang dari Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra. Wilayahnya mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah perayaan puncak Hari Desa Nasional pada awal tahun depan. Ia optimistis agenda nasional ini dapat memberikan multiplier effect bagi kemajuan desa-desa di wilayahnya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Desa, di mana kabupaten kami dipercaya sebagai tuan rumah. Insyaallah tanggal 16 Januari 2027, puncak Hari Desa Nasional ada di daerah kami," ungkap Barra.

Kehadiran Liga Desa Nasional ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang adu ketangkasan di lapangan hijau, melainkan menjelma menjadi wadah pembinaan generasi muda, memperkuat jalinan persaudaraan antar-desa, dan merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X