Petani NasDem Siap Dorong Kedaulatan Pangan Lewat Peta Jalan Strategis

24 October 2026 17:59

Jakarta: Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Petani NasDem 2026 ditutup dengan membawa peta jalan strategis dari tiga kementerian, yakni Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Kehutanan. Penyesuaian program restorasi dengan Asta Cita pemerintah diharapkan menjadi landasan bagi kader di lapangan dalam mendorong kedaulatan pangan.

Rangkaian hari kedua sekaligus penutupan Rakernas di Kampus Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem diisi dengan kuliah umum bersama perwakilan tiga kementerian untuk membahas penguatan ekosistem pangan dari hulu hingga hilir.

Di sektor pertanian, salah satu program yang dibahas ialah pembangunan Kebun NasDem berbasis demplot terpadu dengan luas minimal dua hektare di setiap provinsi. Program ini diarahkan untuk mendukung pasokan kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pengembangan komoditas ekspor.

“Jadi saya optimistis Petani dan Nelayan NasDem bisa memberi kontribusi yang lebih signifikan dalam rangka kita mencapai swasembada pangan. Dan yang paling penting mereka punya hati terhadap pekerjaan ini,” kata Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Sabtu 24 Oktober 2026.

Hermawi mencontohkan kesungguhan peserta yang datang dari berbagai wilayah, termasuk Wamena dan Aceh, untuk mengikuti rangkaian kegiatan Rakernas. Ia menilai perjalanan dan keterbatasan akses transportasi tidak menyurutkan semangat para kader untuk terlibat dalam upaya mewujudkan swasembada pangan.

Menurut Hermawi, partisipasi para kader tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan amanat Presiden Republik Indonesia untuk mendorong swasembada pangan.

Sementara di sektor kelautan dan kehutanan, pembahasan mencakup penguatan Kampung Nelayan, kepastian pasokan solar bersubsidi, serta percepatan akses legal Perhutanan Sosial. 

Ketua Umum Petani NasDem Arif Rahman meminta seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di Indonesia segera menyusun proposal program yang telah mendapat persetujuan dinas terkait di daerah. Proposal tersebut selanjutnya akan dikawal ke kementerian melalui DPR RI.

“Ya intinya kita melihat ada harapan dari teman-teman untuk bagaimana akhirnya bisa mewujudkan program-program yang ada. Apalagi tadi ditambah oleh tiga narasumber dari tiga kementerian, dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perikanan Kelautan, dan Kehutanan, menjabarkan bagaimana membangun ekosistem pertanian ini dari hulu sampai hilir,” ujar Arif.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X