Yayasan Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) turut berpartisipasi dalam pameran Automechanika Jakarta 2026 yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang. Keikutsertaan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan sekaligus membuka akses mereka ke rantai pasok industri otomotif global.
Dalam pameran tersebut, YDBA hadir berdampingan bersama Astra Otoparts dengan mengusung tema "Astra Otoparts & Yayasan Astra – YDBA Supports The Automotive Industry Ecosystem". Secara khusus, YDBA memfasilitasi dan menampilkan delapan UMKM binaan yang bergerak di sektor manufaktur.
Kedelapan UMKM ini memproduksi beragam komponen krusial pendukung industri otomotif, mulai dari komponen berbahan logam, plastik, peralatan produksi, hingga produk digital dan kemasan. Sebelum diterjunkan ke rantai pasok, para pelaku usaha tersebut telah melalui proses pembinaan ketat guna memperkuat mentalitas bisnis, proses kerja, serta standar kualitas, biaya, dan pengiriman (Quality, Cost, Delivery/QCD).
Ketua Pengurus Yayasan Astra-YDBA Rahmat Samulo menuturkan bahwa kedelapan UMKM tersebut merupakan perwakilan terpilih dari sekitar 400 perusahaan binaan manufaktur yang secara rutin didampingi oleh pihak yayasan.
"Nah hari ini hadir perwakilan dari 400 perusahaan itu, ada delapan perusahaan binaan kita yang kita hadirkan juga di booth Yayasan Astra YDBA di Automechanika yang pertama ini," ujar Rahmat dikutip dari
Zona Bisnis Metro TV, Selasa 29 April 2026.
Rahmat menjelaskan bahwa pameran yang mempertemukan berbagai pelaku industri dari mancanegara ini dimanfaatkan secara maksimal untuk membuka akses pasar yang lebih luas. Sejumlah perusahaan binaan bahkan dilaporkan telah mendapatkan ketertarikan dari calon mitra luar negeri yang mulai melakukan penjajakan spesifikasi produk dan standardisasi.
"Automechanika ini kan pertama kali di Indonesia dan ini adalah pameran global untuk komponen industri otomotif. Jadi dengan kita hadirkan Yayasan Astra, terutama binaan manufaktur kita ini, akan memperkenalkan perusahaan binaan kita ke global. Bukan hanya di Indonesia, tetapi secara global inilah momen yang pas," tegasnya.
Secara keseluruhan, UMKM binaan YDBA yang telah masuk ke dalam rantai pasok Grup Astra berhasil mencatatkan nilai transaksi mencapai sekitar Rp 5 triliun per tahun. Ekosistem bisnis ini melibatkan perputaran pasokan untuk 1.700 jenis komponen otomotif dan sukses menyerap sekitar 30.000 tenaga kerja lokal.
Pihak YDBA menegaskan bahwa keikutsertaan dalam ajang Automechanika Jakarta 2026 ini bukan semata-mata untuk mengejar nilai transaksi instan. Pameran ini diproyeksikan sebagai ruang strategis bagi UMKM binaan untuk membangun jejaring, bertemu pembeli potensial, serta memperluas peluang kerja sama yang nantinya akan dievaluasi lebih lanjut setelah kegiatan berakhir.