Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Warga Keluhkan Mata Perih dan Batuk

8 October 2026 18:08

Palembang: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatra Selatan, hingga kawasan perairan Sungai Musi. Kondisi tersebut membuat jarak pandang terbatas dan mengganggu aktivitas warga.

Bau menyengat dari kabut asap juga dirasakan warga hingga menyebabkan mata perih serta mengganggu pernapasan.

“Yang saya rasakan saat ini mata perih, batuk, dan tenggorokan yang tidak nyaman. Khawatirnya jika kondisi semakin memburuk bisa mengakibatkan kesehatan yang lebih buruk juga,” kata warga Palembang, Ahmad Deta, dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Kamis 8 Oktober 2026. 

Kondisi kabut asap juga membuat Ahmad dan warga lainnya mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Ya kita tidak lagi beraktivitas di luar rumah, kita lebih banyak melakukan aktivitas di dalam rumah,” ujarnya.

Ahmad berharap pemerintah segera menangani titik-titik kebakaran lahan agar kondisi kabut asap tidak semakin memburuk.

“Ya harapannya untuk pemerintah bisa segera menangani titik-titik kebakaran lahan supaya kita kabut asap tidak semakin tebal lagi,” pungkasnya.

Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan kualitas udara di Palembang berada pada level berbahaya. Masyarakat pun diimbau menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X