Petugas Kerahkan Anjing K-9 Bantu Pencarian Korban Longsor Cisarua

26 January 2026 13:15

Pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar) memasuki hari ketiga. Petugas menerjunkan anjing pelacak atau K-9 untuk membantu proses pencarian di lokasi longsoran.

Tim gabungan dari Basarnas, BNPB, BPBD, Polri, TNI, dan relawan kembali melanjutkan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jabar.

Sedikitnya 1.000 orang lebih terlibat dalam upaya pencarian di hari ketiga tersebut. Tim gabungan menerjunkan 12 ekor anjing pelacak atau K-9 dari Polri dan kantor SAR.

Untuk mempercepat evakuasi dan pembongkaran material longsor, petugas gabungan juga mengoperasikan sembilan unit alat berat ekskavator. Di hari ketiga, petugas memfokuskan pencarian di sektor A dan B. Pencarian dipusatkan di titik banyak temuan korban.

Hingga hari ini, Senin, 26 Januari 2026, tim gabungan sudah menyerahkan 25 kantong jenazah ke tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar. Sementara itu, petugas masih melakukan pencarian terhadap 65 orang lainnya yang belum ditemukan.
 



"Jadi hari ketiga ini kita tetap akan melanjutkan operasi seperti yang lalu-lalu. Kemudian sektor tetap akan kita bagi di sisi timur adalah sektor A, di sisi barat sektor B. Kemudian akan kita bagi perkecil nanti sementara tetap seperti kemarin," kata Direktur Operasional Basarnas Bramantyo dikutip dari Breaking News, Metro TV, Senin, 26 Januari 2026.

"Kemudian nanti akan menjadi A1, A2, A3 sesuai dengan yang ditemukan seperti yang sudah kita lakukan kemarin. Kemudian untuk hari ini kita sudah dapat tambahan perkuatan ada sembilan ekskavator di lokasi kemudian ada tujuh pompa alkon. Hari ini kita juga mulai melibatkan tim K-9 anjing dari rekan-rekan kepolisian," sambungnya.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 14 kantong jenazah pada hari kedua pencarian. Sebanyak 25 kantong jenazah sudah diterima oleh petugas DVI Polda Jawa Barat.

Dalam pencarian korban longsor di Cisarua, Minggu, 25 Januari 2026 kemarin, tim SAR sudah mengumpulkan 25 kantong jenazah. Di mana dari 25 kantong, tim DVI sudah menyelesaikan identifikasi untuk 11 kantong jenazah.

Sementara itu, 14 kantong lainnya masih melalui proses pencocokan data antemortem. Proses pencarian korban masih akan berlangsung.

Tim gabungan yang terdiri dari berbagai instansi ini termasuk juga petugas di Polda Jabar menghadapi kendala cuaca dalam pelaksanaan operasi pencarian.

"Kami sampaikan bahwa untuk yang berhasil diidentifikasi yaitu 11 orang sudah kita rilis dan sisanya kita akan melakukan kegiatan post mortem dan antemortem di pos DVI. Semoga segera kita berhasil untuk mengungkap identitas dan sudah ditunggu oleh saudara-saudara keluarga korban," tutur Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)