Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan
Pencarian Korban Longsor Cisarua Melibatkan 2.129 Personel
Roni Kurniawan • 26 January 2026 11:18
Bandung: Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Pada hari ketiga operasi, pencarian difokuskan di dua sektor utama, yakni sektor A di wilayah timur dan sektor B di wilayah barat Desa Pasirlangu.
Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo, mengatakan seluruh unsur SAR gabungan dikerahkan secara maksimal untuk mencari puluhan warga yang masih hilang. Sebanyak 2.129 personel dari berbagai potensi SAR terlibat dalam operasi pencarian hari ketiga.
"Pada hari ini tim dibagi ke dalam dua sektor pencarian. Kami juga mendapat penambahan kekuatan personel dari Kantor SAR Semarang, Yogyakarta, Cilacap, serta potensi SAR dan relawan dari berbagai organisasi," kata Yudhi di Desa Pasirlangu, Senin, 26 Januari 2026.
Operasi SAR hari ketiga melibatkan unsur Basarnas, TNI/Polri, Kementerian PUPR, BNPB, Kementerian Kesehatan, BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, relawan, serta komunitas SAR. Beragam metode pencarian diterapkan, mulai dari pencarian manual, penggunaan alkon, hingga pengerahan alat berat.
.jpg)
Lokasi longsor di Cisarua, Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan
Sembilan unit excavator juga dikerahkan untuk mendukung pencarian korban. Proses pencarian difokuskan pada area-area yang diduga menjadi titik tertimbunnya korban.
"Setiap kantung jenazah langsung kami serahkan ke tim DVI. Selanjutnya, data korban akan dirilis secara resmi oleh pihak DVI," ungkap Yudhi.
Yudhi berharap kondisi cuaca tetap mendukung agar proses pencarian berlangsung optimal hingga sore hari. Faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap keselamatan dan efektivitas operasi SAR.