Campak Kembali Merebak, Masyarakat Diminta Lengkapi Vaksin-Tips Kesehatan

Satrio Adi Putranto • 25 April 2026 08:05

Jakarta: Kasus campak kembali menjadi perhatian setelah terjadi peningkatan jumlah penderita di sejumlah daerah. Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk segera melengkapi vaksinasi guna mencegah penularan yang lebih luas.

Kementerian Kesehatan mencatat hingga pertengahan Maret 2026 terdapat 58 kejadian luar biasa campak di 39 kabupaten kota yang tersebar di 14 provinsi.

Gejala umum campak antara lain demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta muncul ruam kemerahan di tubuh. Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti radang paru, kejang, gangguan penglihatan, hingga kematian.

Kementerian Kesehatan menekankan pencegahan paling efektif dilakukan melalui imunisasi lengkap sejak usia dini. Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga kebersihan tangan, menerapkan etika batuk, menggunakan masker saat sakit, dan memeriksakan diri jika muncul gejala. Praktisi kesehatan dokter Ngabila Salama menilai penanganan campak harus dilakukan melalui deteksi dini, perluasan vaksinasi, serta respons cepat terhadap kasus yang ditemukan. Menurutnya, masyarakat tidak perlu ragu untuk melengkapi vaksinasi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)