30 July 2026 19:27
Kapal motor nelayan yang mengangkut lima orang nelayan asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dilaporkan hilang kontak di perairan Pulau Bawean. Tim SAR gabungan langsung mengerahkan tim untuk menyisir lokasi kejadian, namun kondisi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan Gresik ini menjadi kendala utama pencarian.
Kapal motor nelayan Fatma Jaya 1 yang berangkat dari pelabuhan Brondong, Kabupaten Lamongan dilaporkan hilang kontak di perairan sisi barat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik sejak enam hari lalu.
Kapal pencari ikan tersebut berlayar sejak Jumat, 24 Juli 2026 lalu dengan membawa lima orang ABK, termasuk nakhoda kapal. Nakhoda sempat meminta pertolongan darurat kepada rekannya di Pulau Bawean sebelum komunikasi terputus total.
Menindaklanjuti laporan, Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi bersama tim pengembang menuju lokasi pencarian sejauh 90,35 mil laut. Kondisi cuaca ekstrem membuat pencarian kapal belum membuahkan hasil.
"Dan dari tadi pagi, cuaca di lokasi cukup ekstrem. Gelombang yang tinggi dan arus yang kencang, angin kencang, sehingga bahkan di dermaga sendiri pun KN Permadi juga cukup ada goncangan yang cukup kuat, sehingga untuk pencarian kami tunda,” ujar Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit PH dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Kamis, 30 Juli 2026.