Kemeriahan Festival Tahunan Parachicos di Meksiko

23 January 2026 12:47

Kota Chiapa de Corzo di negara bagian Chiapas, Meksiko, dipenuhi lautan manusia dalam perayaan Festival Parachicos. Festival Parachicos merupakan sebuah tradisi tahunan yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia.

Ribuan penari Parachicos turun ke jalan-jalan kota, menari dengan penuh semangat sebagai bentuk penghormatan kepada para santo  setempat sekaligus simbol kebersamaan masyarakat Chiapas. Suasana meriah menyelimuti seluruh penjuru kota, menarik perhatian warga lokal maupun wisatawan.

Para penari tampil mengenakan topeng kayu ukiran khas, selendang sarape berwarna-warni, serta penutup kepala dari serat maguey. Busana tradisional tersebut menjadi ciri khas Parachicos yang telah diwariskan secara turun-temurun.
 

Baca juga: Forbes Rilis 10 Negara Terindah di Dunia, Indonesia Peringkat Pertama

Bagi para peserta, menjadi seorang Parachicos bukan sekadar menari. Tradisi ini memiliki makna spiritual dan emosional yang mendalam. Banyak penari mengaku rela menunggu selama satu tahun penuh untuk kembali menari, sebagai bentuk penghormatan kepada para santo serta mengenang anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

Prosesi tarian dimulai dari rumah-rumah warga, lalu bergerak menuju kapel dan gereja di seluruh penjuru kota. Iringan musik dan ritme tarian menciptakan atmosfer sakral sekaligus penuh kegembiraan.

Tradisi Parachicos diyakini berasal dari era kolonial Spanyol. Konon, warga setempat mengenakan topeng dan menari untuk menghibur putra seorang wanita bangsawan Spanyol yang sedang sakit. Setelah sang anak sembuh, keluarga tersebut membagikan makanan dan uang kepada warga miskin. Peristiwa inilah yang kemudian menjadi cikal bakal tradisi amal dan solidaritas sosial dalam festival Parachicos.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)