25 June 2026 15:35
Pemerintah terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program Magang Nasional dan Sekolah Unggul Garuda. Langkah ini diambil untuk mempersiapkan talenta muda Indonesia agar memiliki kompetensi unggul dan mampu bersaing di kancah global.
Plt Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI, Kurnia Ramadhana, menyatakan bahwa program Magang Nasional bertujuan menjadi jembatan untuk mengatasi kesenjangan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Melalui inisiatif ini, para lulusan perguruan tinggi mendapatkan kesempatan emas untuk memperoleh pengalaman kerja nyata sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi pasar kerja yang kompetitif.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah tidak main-main dalam memberikan dukungan finansial. Tercatat, anggaran sebesar Rp6,26 triliun telah disiapkan untuk menyokong keberlangsungan Program Magang Nasional serta pelatihan vokasi.
Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per 21 Juni 2026, terdapat total 370,5 ribu pendaftar di tahap pertama, di mana 102,6 ribu di antaranya berhasil ditempatkan pada 8.048 perusahaan dan instansi pemerintah yang tersebar dalam empat gelombang. Seluruh proses monitoring program ini dilakukan secara terintegrasi melalui aplikasi MagangHub.
| Baca juga: Ini Tiga Sektor Penyerap Terbesar Peserta MagangHub 2025 |