Projo Sebut Safari Jokowi Demi Membesarkan PSI

26 June 2026 23:03

Sekretaris Jenderal DPP Projo Freddy Alex Damanik mengatakan safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke Lampung bertujuan membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui konsolidasi dan pemberian motivasi kepada kader partai.

"Kami tidak perlu nafikan, tidak perlu tutup-tutupi, tentu kalau apa namanya di dalam Rakorda ataupun konsolidasi-konsolidasi partai, ya tentunya beliau memotivasi itu tujuannya agar kader-kader PSI lebih semangat lagi ya membangun partai, bahu-membahu untuk berjuang membesarkan partai," ujarnya dalam tayangan Primetime News Metro TV, Jum'at 26 Juni 2026. 

Freddy menjelaskan kunjungan Jokowi ke Lampung merupakan agenda yang telah disusun berdasarkan undangan dari PSI, relawan, dan sejumlah tokoh masyarakat. Selama tiga hari, Jokowi dijadwalkan menghadiri rapat koordinasi PSI, bertemu relawan, tokoh adat, hingga masyarakat.

"Memang dari rundown-nya Pak Jokowi kunjungan selama tiga hari ini banyak menghadiri Rakorda dengan teman-teman PSI. Beliau sudah sampaikan akan memberikan motivasi, semangat kepada PSI dan juga kepada relawan-relawannya," kata Freddy.

Menurut Freddy, dalam agenda resmi partai, Jokowi memang berfokus memberikan semangat kepada kader PSI agar semakin solid membangun partai. Sementara saat bertemu relawan, pesan yang disampaikan lebih diarahkan untuk menjaga semangat mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Kalau forum secara formal partai tentu memberikan semangat kepada kader-kader PSI. Kalau relawan tentu memberikan semangat juga agar semua relawan tetap semangat mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran," ujarnya.

Freddy tidak menampik bahwa salah satu tujuan safari politik tersebut adalah memperkuat PSI menjelang kontestasi politik mendatang.

"Memang Pak Jokowi apapun ceritanya ya tidak menafikan bahwa ini untuk konsolidasi kekuatan politik di 2029 tetapi an sih bukan belum ada deklarasi dukung-mendukung tetapi untuk membesarkan PSI," ungkapnya. 

Sementara itu, analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai langkah Jokowi menunjukkan upaya menjaga eksistensi politik sekaligus memperkuat posisi PSI menjelang Pemilu 2029. Menurutnya, Jokowi tidak perlu lagi menutupi kedekatannya dengan PSI mengingat Kaesang Pangarep merupakan Ketua Umum partai tersebut.

"Menurut saya sih nggak masalah, hanya menurut saya sekarang Pak Jokowi tidak perlu lagi menutup-nutupi atau malu-malu bahwa beliau memang berada dalam lingkup partai politik yang namanya PSI, apalagi anaknya adalah Ketua Umum. Kan selama ini Pak Jokowi nampaknya masih malu-malu untuk mendeklarasikan bahwa dirinya PSI. Menurut saya hal ini wajar saja," ujarnya. 

Menanggapi kemungkinan Jokowi bergabung secara resmi dengan PSI, Freddy menyebut langkah tersebut justru berpotensi memperkuat partai.

"Kalau memang secara formal Pak Jokowi di PSI memang harus mendeklarasikan diri. Kalau nanti Pak Jokowi mendeklarasikan diri dan secara formal di PSI, saya rasa efeknya akan lebih dahsyat lagi," ujar Freddy.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X