Jelang Mudik 2026, Menko AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur Tol dan Jalan Arteri-Beranda Nasional

Misbahol Munir • 14 March 2026 08:34

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan bahwa pemerintah terus mengebut dan mematangkan perbaikan jalur utama jelang lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Hal ini dilakukan demi menjamin kelancaran arus lalu lintas masyarakat sekaligus mencegah terjadinya kemacetan ekstrem.

Pernyataan strategis tersebut disampaikannya saat menghadiri acara pelepasan Tim Monitor Mudik 2026 di Grand Lobby Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat, pada Kamis, 12 Maret 2026.

AHY menjelaskan bahwa kesiapan fisik jalan raya, baik tol maupun non-tol (arteri), akan didukung penuh oleh sistem manajemen lalu lintas yang modern. Pemerintah telah menyiapkan kombinasi canggih antara pemanfaatan teknologi dan strategi rekayasa lalu lintas di lapangan guna memitigasi titik-titik kepadatan tinggi yang diprediksi akan terjadi.

"Dengan sistem yang sudah kita bangun sejak awal, manajemen di lapangan termasuk juga menggunakan teknologi dan sejumlah strategi melakukan rekayasa lalu lintas, saya rasa kombinasi ini semua bisa membuat perjalanan semakin baik," papar Menko AHY.

Sinergi Lintas Kementerian


Dalam pelaksanaannya di lapangan, AHY menekankan adanya koordinasi erat lintas kementerian untuk menunjang keamanan pemudik:

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menginstruksikan pembentukan tim khusus agar bersiaga di lapangan dan siap dikerahkan (deploy) secara cepat untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak secara instan.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bertugas memastikan kesiapan seluruh armada dan moda transportasi, mulai dari terminal darat, stasiun kereta api, penerbangan, hingga armada pelabuhan penyeberangan laut. Menutup keterangannya, AHY menegaskan bahwa keselamatan pemudik merupakan prioritas utama. Ia turut memberikan dukungan penuh kepada Tim Monitor Mudik Metro TV yang akan mulai bertugas dari tanggal 13-28 Maret 2026. 

Tim tersebut akan diterjunkan langsung ke titik-titik krusial pantauan arus mudik, seperti Pelabuhan Merak, Cikampek, Cirebon, hingga Tegal, guna memberikan informasi aktual yang dibutuhkan oleh masyarakat luas. (Daffa Yazid Fadhlan)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)