BPS: Inflasi Juni 2026 Capai 3,34 Persen

2 July 2026 11:23

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi tahunan Juni 2026 mencapai 3,34 persen year-on-year. Sementara inflasi secara bulanan (month to month) berada pada angka 0,44 persen.

"Year-on-year pada bulan Juni tahun 2026 terjadi inflasi sebesar 3,34 persen," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam tayangan Zona Bisnis, Metro TV, Kamis 2 Juli 2026.

Ateng Hartono menjelaskan, penyumbang inflasi terbesar berasal dari kelompok pengeluaran transportasi, makanan, minuman, dan tembakau. Inflasi di kelompok transportasi tercatat 2,29 persen, dengan andil 0,28 persen. Kelompok ini disumbang oleh kenaikan harga bensin, tarif angkutan udara, serta pelumas atau oli mesin. Ateng menyampaikan inflasi tarif angkutan udara disebabkan tingginya permintaan pada periode libur sekolah.
 

"Kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 4,67 persen. Kelompok ini memberikan andil terhadap inflasi sebesar 1,36 persen. Secara year-on-year pada bulan Juni tahun 2026, transportasi mengalami inflasi sebesar 4,57 persen. Andilnya terhadap inflasi kelompok tersebut sebesar 0,55 persen. Nah, inflasi pada kelompok ini terutama didorong oleh inflasi pada bensin, tarif angkutan udara, mobil, sepeda motor, dan juga pelumas atau oli mesin," ungkap Ateng.

Sementara itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga mencatatkan inflasi sebesar 0,2 persen dengan andil 0,06 persen. Hal ini salah satunya dipicu keterbatasan pasokan bawang merah nasional serta kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pangan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X