KSP Dudung Pastikan Petani Cetak Sawah Dapat Pupuk dan Bibit Gratis

Anwar Fuadi • 4 July 2026 11:34

Ogan Komering Ilir: Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman memastikan petani yang mengikuti program cetak sawah rakyat akan mendapatkan pupuk dan bibit secara gratis dari pemerintah.

Program cetak sawah rakyat merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas lahan tanam padi guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Petani tidak akan kesulitan masalah pupuk karena diberikan secara gratis, begitu juga bibit diberikan gratis. Yang jelas, penyuluh  pertanian lapangan (PPL) setiap saat akan terus mendampingi sampai petani benar-benar sudah mapan," kata Dudung saat meninjau lahan cetak sawah rakyat di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, Kamis, 2 Juli 2026.

Selain menjamin ketersediaan pupuk dan bibit, pemerintah berkomitmen memberikan pendampingan intensif selama tiga kali musim tanam pertama kepada para petani, agar lahan yang telah dicetak dapat menghasilkan panen secara optimal.

Petugas penyuluh lapangan (PPL) dan dinas terkait juga akan memonitor perkembangan tanaman secara berkala, serta monitoring produktivitas lahan bersama BPS dan kementerian-lembaga lainnya.

"Kalau nanti hasilnya sudah di atas lima ton, baru pendampingannya dilepas. Program ini akan terus dimonitor oleh dinas dan BPS sehingga perkembangan serta pertumbuhannya semakin baik," ujar Dudung. Lebih lanjut, Kantor Staf Presiden mendorong Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian di daerah untuk melakukan percepatan proses konstruksi fisik cetak sawah hingga tanam dan panen. KSP mendorong agar tidak terjadi keterlambatan dalam penyediaan sarana dan prasarana produksi, mulai dari benih, pupuk, dolomit, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga sumur bor untuk irigasi.

Kementerian dan lembaga terkait juga diminta memitigasi risiko tumpang tindih status lahan serta pengurusan izin dokumen lingkungan.

Dudung juga mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah agar lahan sawah yang telah berhasil dicetak tidak dialihfungsikan di masa mendatang.

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X