13 February 2026 20:34
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan optimisme pemerintah terhadap ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang stagnan. Dalam laporannya di hadapan Presiden Prabowo Subianto pada acara Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026, Airlangga memproyeksikan ekonomi Indonesia mampu tumbuh di kisaran 5,4% hingga 5,6% pada 2026.
Airlangga menyoroti bahwa saat pertumbuhan ekonomi global diprediksi stagnan di angka 3% oleh lembaga internasional seperti IMF, World Bank maupun OECD, Indonesia justru menunjukkan performa gemilang. Pada kuartal keempat, Indonesia menempati posisi kedua di antara negara-negara G20 dengan pertumbuhan 5,11% (yoy), hanya berada di bawah India.
"Pertumbuhan kita didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh kuat sebesar 4,98%, mencerminkan stimulus ekonomi yang tepat sasaran serta stabilitas harga," ujar Airlangga di Gedung Danantara.
| Baca juga: Bagaimana Cara Capai Pertumbuhan 8%? Ini Strategi Airlangga |