Partai NasDem Gelar Diskusi dan Bedah Buku Gagasan Penerapan Ambang Batas Parlemen

14 July 2026 07:48

Partai NasDem menggelar diskusi dan bedah buku berjudul 'Kontroversi Ambang Batas Parlemen' karya akademisi Rani Purwanti. Diskusi ini menjadi forum pertukaran gagasan untuk memberikan masukan dalam penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.

Dikutip dari program Headline News Metro TV, Selasa, 14 Juli 2026, akademisi Rani Purwanti menjelaskan, buku tersebut merupakan hasil disertasi yang mengkaji penerapan parliamentary threshold di Indonesia sejak Pemilu 2009 hingga 2024. Rani menilai penerapan ambang batas parlemen bertujuan menyederhanakan sistem kepartaian, memperkuat sistem presidensial, dan meningkatkan efektivitas kinerja parlemen. Namun, kebijakan ini juga memunculkan persoalan seperti terbuangnya suara pemilih atau waste vote, serta berulangnya gugatan uji materi di Mahkamah Konstitusi.
 


Melalui bukunya, Rani menawarkan sejumlah gagasan agar penerapan parliamentary threshold tetap menjaga efektifitas sistem politik tanpa mengurangi keterwakilan suara rakyat. 

“Iya, yang pertama saya senang sekali ya diberikan kesempatan oleh Partai NasDem untuk memaparkan hasil disertasi saya. Dan ini merupakan bagian dari meaningful participation, ya. Artinya mendengarkan dari banyak pihak, mungkin dari sisi saya di sini adalah bidang akademisi ya, dari akademisi. Dan ini merupakan suatu masukan-masukan juga untuk rancangan Undang-Undang Pemilu ke depan,” ujar Rani

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X