Cuaca Panas Ekstrem, Calon Jemaah Haji Diimbau Tidak Turun dari Bus saat Miqat

Mahmud Fauzi • 6 May 2026 13:44

Madinah: Pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah terus berlangsung. Ribuan jemaah tercatat memadati kawasan Bir Ali untuk mengambil miqat sebelum melanjutkan perjalanan.

Setiap hari, lebih dari 120 bus mengangkut jemaah menuju lokasi tersebut. Setibanya di Bir Ali, jemaah diarahkan menuju Masjid Dzulhulaifah untuk melaksanakan salat sunah dan berniat ihram.
 

Petugas penyelenggara ibadah haji terlihat memberikan layanan kepada jemaah, khususnya lansia dan penyandang disabilitas. Fasilitas kursi roda dan mobil golf disediakan untuk membantu mobilitas jemaah dari area parkir menuju masjid.

Untuk mengurangi kepadatan, jemaah yang dalam kondisi fisik baik diimbau segera menyelesaikan rangkaian ibadah sunah dan kembali ke bus. Sementara itu, jemaah lansia dan berisiko tinggi dianjurkan tetap berada di dalam bus dan dapat mengambil niat ihram tanpa turun.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tusi Landis, Farid Supriadi, mengatakan pihaknya memprioritaskan kondisi kesehatan jemaah, terutama lansia.

“Agar nanti lansia yang sudah sampai ke Bir Ali, sebisa mungkin kalau kondisinya tidak memungkinkan jangan sampai turun. Artinya kita ingin memastikan bahwa lansia dalam kondisi terbaik,” ujar Farid.

Ia menambahkan, petugas tetap akan memfasilitasi jemaah yang ingin turun dengan dukungan sarana yang tersedia.

“Kalaupun nanti lansia tetap ingin turun, kami akan memastikan dari parkiran sampai ke masjid menggunakan kursi roda atau golf car yang tersedia di Bir Ali,” katanya.

Di tengah kondisi cuaca panas, petugas kesehatan juga mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi tubuh. Jemaah diminta rutin mengonsumsi air minum setiap 20 hingga 30 menit, menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta menghindari paparan langsung sinar matahari.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)