Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mematangkan kesiapan LRT Jakarta menjelang peresmian dan uji coba jalur Velodrome-Manggarai. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kesiapan proyek transportasi tersebut kini telah mencapai 97,99 persen.
Pramono melakukan peninjauan langsung untuk memastikan berbagai fasilitas dan sistem LRT Jakarta siap digunakan. Masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama pada sistem persinyalan di beberapa titik.
LRT Jakarta memiliki panjang trase 12,2 kilometer dengan total investasi mencapai Rp12,1 triliun. Jalur tersebut dilengkapi 11 titik pemberhentian yang menghubungkan wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, hingga Jakarta Selatan. Pramono mengatakan secara umum seluruh fasilitas telah siap untuk dioperasikan.
"Semuanya sudah tadi kami melakukan pengecekan, semuanya sudah siap untuk dioperasikan. Dan kalau ditanya berapa kesiapan secara keseluruhan, sekarang ini sudah di angka 97,99 persen, jadi hampir 98 persen," kata Pramono.
Menurut
Pramono, pekerjaan yang masih tersisa berkaitan dengan persinyalan di sejumlah titik. Penyelesaian pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada 20 Agustus 2026.
"Apa yang kurang? Yaitu hanya persinyalan yang di beberapa titik, tetapi akan selesai tanggal 20 Agustus ini," ujar Pramono.
LRT Jakarta yang memiliki jalur dari kawasan Kelapa Gading hingga Manggarai dinilai menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem transportasi publik di Ibu Kota. Pramono menyebut keberadaan jalur tersebut dapat memperkuat konektivitas antara Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.
"Kalau melihat ini, maka sebenarnya inilah yang akan merubah wajah Jakarta ke depan. Tanpa disadari, inilah yang menghubungkan tiga kota utama Jakarta, yaitu mulai dari Utara (Kelapa Gading), kemudian Jakarta Timur, dan sekarang kita berada di Jakarta Selatan," kata Pramono.
Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan pengembangan trase LRT Jakarta hingga Dukuh Atas. Dengan perpanjangan tersebut, jaringan LRT nantinya diharapkan dapat menghubungkan empat wilayah Jakarta, termasuk Jakarta Pusat. Pramono mengatakan pembangunan lanjutan trase LRT Jakarta hingga Dukuh Atas akan dimulai pada 2027. Pemerintah DKI Jakarta menyebut anggaran untuk pembangunan tersebut telah tersedia.
"Untuk penyambungan atau penyelesaian trase ini, saya sudah berdiskusi dengan Asisten Keuangan, dengan Ibu Eli, dan juga dengan Jakpro. Kita akan mulai tahun depan ini, dananya sudah tersedia, dan diharapkan selesai pada bulan Agustus 2028," katanya.