23 July 2026 09:23
Gelombang panas ekstrem melanda Mesir dengan suhu udara menembus lebih dari 45 derajat Celsius. Kondisi tersebut memaksa pemerintah dan dunia usaha menyesuaikan jam kerja, sekaligus memberikan dampak terhadap sektor pertanian, pariwisata, hingga perekonomian nasional.
Dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Kamis 23 Juli 2026, suhu yang sangat tinggi membuat para pekerja luar ruang mengurangi aktivitas pada siang hari untuk menghindari risiko paparan panas berlebih. Sejumlah perusahaan konstruksi juga menyesuaikan jam kerja dengan menambah waktu istirahat serta menyediakan air minum dan tempat berteduh bagi para pekerja.