Cara Melatih Kesabaran di Tengah Ujian Hidup Ala Islam

19 February 2026 19:36

Jakarta: Sebagai manusia, ujian hidup pasti dialami setiap orang. Setiap cobaan dari Allah Swt. bukan tanpa alasan, tetapi menjadi bagian dari penguatan iman. Oleh karena itu, Islam mengajarkan cara menumbuhkan sikap sabar agar hati tetap tenang dan kuat dalam menghadapi ujian.

Ujian hidup merupakan cara Allah menyayangi hambanya, maka cara menghadapinya adalah dengan bersabar. Sebagaimana dalam firman Allah Q.S Al-Baqarah Ayat 153:

??????????? ?????????? ???????? ?????????????? ??????????? ????????????? ????? ??????? ???? ?????????????

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan salat. Sungguh Allah beserta orang-orang yang sabar." 

Kesabaran menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan kehidupan. Dalam Islam, sabar bukan sekadar menahan diri, tetapi juga diiringi dengan memperbanyak istighfar, memohon ampun, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah.
 

Baca Juga: Ramadan Momentum Spiritual Perkuat Integritas

Cara pertama yang dapat dilakukan untuk melatih kesabaran dalam menghadapi ujian hidup adalah dengan memaksa diri ke arah kebaikan. Seperti halnya menjaga salat, terkadang dibutuhkan dorongan dari dalam diri agar tetap konsisten menjalankannya. Memaksa dalam konteks ini berarti melatih diri untuk belajar menerima segala hal dengan ikhlas, menjalaninya dengan lapang dada, serta tetap ridha atas ketentuan Allah.

Cara kedua adalah menjaga lisan atau memilih diam. Saat tertimpa masalah, saling menyerang dengan kata-kata justru bisa memicu persoalan baru. Karena itu, salah satu sikap terbaik dalam menghadapi ujian adalah menahan diri, memperbanyak diam, dan beristighfar kepada Allah agar hati tetap tenang dan tidak dikuasai emosi.

Apabila kedua cara di atas belum juga menumbuhkan kesabaran, langkah berikutnya adalah berwudu. Berwudu tidak hanya menyegarkan dan menyejukkan anggota tubuh, tetapi juga membantu menenangkan hati dan meredam emosi. Sambil berwudu, dianjurkan untuk tetap memperbanyak istighfar kepada Allah agar hati semakin tenteram dan pikiran kembali jernih.

Setelah berwudu, segeralah menunaikan salat karena salat merupakan kunci utama dalam menghadirkan ketenangan hati. Melalui salat, seorang Muslim dapat mencurahkan segala kegelisahan kepada Allah dan memohon kekuatan agar dapat menghadapi segala ujian hidup yang menimpanya. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)