15 February 2026 22:17
Sebuah kejadian mengejutkan terjadi di lingkungan SMP Negeri 182 Jakarta, Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu siang, 15 Februari 2026. Tembok pagar pembatas milik warga dengan tinggi 5 meter dan panjang 65 meter tiba-tiba roboh dan menimpa bangunan sekolah.
Detik-detik robohnya tembok raksasa tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman terlihat kondisi tembok memang sudah dalam posisi miring sebelum akhirnya ambruk menimpa area sekolah yang berada tepat di sampingnya.
Dampak dari reruntuhan material tembok yang besar mengakibatkan pagar sekolah hancur dan satu ruangan di SMPN 182 mengalami kerusakan parah. Puing-puing tembok juga menutupi saluran air di sekitar lokasi.
Beruntung, insiden ini tidak menelan korban jiwa maupun luka-luka. Hal ini dikarenakan peristiwa terjadi pada hari Minggu saat sekolah sedang libur dan tidak ada aktivitas belajar mengajar maupun kegiatan ekstrakurikuler di sekitar lokasi.
Pihak Sekolah Sempat Kirim Surat Peringatan
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SMPN 182 Jakarta, Narwan, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya menyadari potensi bahaya tersebut. Sekolah bahkan telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada pemilik rumah terkait kondisi tembok yang sudah miring dan membahayakan.
Pasca-kejadian, mediasi telah dilakukan antara pihak sekolah, kepolisian, kelurahan, dan pemilik rumah. Hasilnya, pemilik rumah mengakui kelalaiannya dan berjanji akan bertanggung jawab penuh.
"Dari pihak yang punya pagar siap untuk mengganti yang rusak, terutama asetnya SMPN 182," ujar Narwan.
Saat ini, fokus utama penanganan adalah membersihkan puing-puing yang menyumbat aliran air. Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dari kelurahan setempat telah diterjunkan untuk mengangkut material tembok dari dalam got.
"Yang diutamakan adalah pagar yang menimpa got agar tidak terjadi banjir. Dan untuk selanjutnya nanti akan ke pagar SMPN 182 yang rusak itu," tambah Narwan.