PB Djarum Kembali ke Luar Jawa, 233 Pebulu Tangkis Muda Adu Bakat di Makassar

Metro TV • 9 August 2026 16:05

Makassar: Audisi Umum Pencarian Bakat PB Djarum 2026 kembali digelar di luar Pulau Jawa setelah vakum selama 10 tahun. Kali ini, Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu kota tujuan pencarian bibit muda bulu tangkis Indonesia.

Sebanyak 233 pebulu tangkis muda dari berbagai daerah mengikuti audisi yang berlangsung selama tiga hari di Dafest Sport Futsal and Badminton, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Mereka berjuang memperebutkan tiket menuju karantina PB Djarum di Kudus, Jawa Tengah.

Dari total peserta, sebanyak 157 merupakan atlet putra dan 76 atlet putri. Para peserta terbagi dalam tiga kelompok usia, yakni U-11 untuk usia 8-10 tahun, KU-11 untuk usia 11 tahun, dan KU-12 untuk usia 12 tahun. Selain kemampuan teknis di lapangan, proses seleksi juga menilai mental bertanding, semangat, serta kedisiplinan para peserta.

Ketua Tim Pencari Bakat PB Djarum, Sigit Budiarto, mengatakan kembalinya audisi ke luar Pulau Jawa merupakan bagian dari komitmen PB Djarum dalam memperluas pencarian bibit atlet bulu tangkis.
 



“Kemarin kan setelah 10 tahun ya kita absen ke luar pulau, akhirnya kembali lagi di tahun ini. PB Djarum berkomitmen audisi dilakukan di beberapa kota,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, Makassar dipilih karena memiliki potensi besar dalam pembinaan bulu tangkis, sekaligus menjadi wilayah strategis untuk menjaring talenta dari kawasan Indonesia Timur. Antusiasme peserta juga mendapat apresiasi. Sigit menilai kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan perkembangan pembinaan bulu tangkis yang semakin luas.

Audisi PB Djarum 2026 di Makassar turut dihadiri dua legenda bulu tangkis Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Liliyana menilai pelaksanaan audisi di Makassar memberikan kemudahan bagi atlet muda dari kawasan Indonesia Timur. Peserta dari Manado, Palu, hingga Papua dapat mengikuti proses seleksi dengan akses yang lebih dekat dibandingkan jika harus datang ke Pulau Jawa.

“Untuk Indonesia Timur sangat bersyukur ya. Karena lebih dekat, mungkin biaya juga agak lebih murah,” kata Liliyana.

Peraih medali emas Olimpiade 2016 itu juga melihat potensi atlet putri dari kawasan Indonesia Timur yang cukup besar. Ia berharap audisi serupa dapat terus digelar di wilayah lain sehingga semakin banyak talenta muda yang mendapat kesempatan.

Sementara itu, Tontowi Ahmad menilai langkah PB Djarum mendatangi berbagai daerah merupakan bentuk dedikasi terhadap perkembangan bulu tangkis nasional. Ia berharap audisi pencarian bakat dapat terus diperluas sehingga meringankan beban orang tua sekaligus memberikan motivasi bagi mereka untuk mendukung anak-anaknya mengejar prestasi.

“Mudah-mudahan juga tidak berhenti di sini, mudah-mudahan akan terus ada audisi-audisi PB Djarum yang lain,” ujar Tontowi.

Kehadiran audisi di Makassar menjadi kesempatan bagi para pebulu tangkis muda dari kawasan Indonesia Timur untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju pembinaan yang lebih profesional. Dengan semakin luasnya jangkauan pencarian bakat, regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia diharapkan terus berjalan dan melahirkan talenta-talenta baru dari berbagai daerah.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X