Diikuti 40 Negara, Empat Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan di EuroMUN 2026

Empat mahasiswa Indonesia meraih prestasi gemilang di EuroMUN 2026, Maastricht. Simak kisah sukses delegasi Indonesia di kancah diplomasi internasional.(Dok. Djarum Foundation via MI)

Diikuti 40 Negara, Empat Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan di EuroMUN 2026

Riza Aslam Khaeron • 9 June 2026 10:51

Jakarta: Empat mahasiswa Indonesia menorehkan prestasi gemilang di ajang European Model United Nations (EuroMUN) 2026 yang berlangsung di Maastricht, Belanda, pada 14–17 Mei 2026. Mereka berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai negara.

EuroMUN 2026 digelar di Fakultas Hukum Universitas Maastricht. Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Responsibility for the Future, the Power of Dialogue” dan diikuti oleh 250 mahasiswa dari 40 negara.

Kompetisi ini menguji kemampuan para peserta dalam diplomasi, negosiasi, penguasaan isu global, hingga public speaking.

Empat mahasiswa Indonesia yang berhasil membawa pulang penghargaan adalah:

  • Rebecca Raphael Angelica Simorangkir (Universitas Sanata Dharma) Meraih Best Delegate di komite Disarmament and International Security Committee (DISEC).
  • Nisriinaa Alyaa (Universitas Brawijaya) Meraih Best Delegate di komite North Atlantic Treaty Organization (NATO).
  • Calista Trina Winata (Universitas Padjadjaran) Meraih Honourable Mention di komite Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC).
  • Lenka Melinda Florienka (Politeknik Negeri Malang) Meraih Verbal Commendation di komite European Parliament.
     

Prestasi dan Persiapan


Dok: Djarum Beasiswa Plus

Salah satu pencapaian yang menjadi sorotan datang dari Rebecca Raphael Angelica Simorangkir. Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma tersebut berhasil meraih gelar Best Delegate di komite DISEC meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan Hubungan Internasional.

“Walaupun bukan berlatar belakang jurusan Hubungan Internasional, saya sangat bersyukur bisa bersaing dan meraih prestasi terbaik di antara delegasi lain yang datang dari berbagai negara,” ujar Rebecca, dikutip dari Media Indonesia (MI).

Rebecca mengungkapkan bahwa pelatihan intensif selama enam bulan menjadi salah satu faktor kunci yang membantunya memahami agenda persidangan serta teknik negosiasi dalam forum internasional.

Sementara itu, Nisriinaa Alyaa dari Universitas Brawijaya juga mengungkapkan bahwa keberhasilan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga di tingkat internasional.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan prestasi terbaik di kompetisi berskala internasional dengan seluruh pendampingan yang diberikan,” ujar Nisriinaa.
 
Baca Juga:
Cerita Kennard Rae Siswa Berprestasi Penerima Beasiswa dari 6 Kampus Top Dunia
 

Delegasi Indonesia Lainnya

Selain keempat peraih penghargaan tersebut, terdapat enam mahasiswa Indonesia lainnya yang turut berpartisipasi aktif dalam EuroMUN 2026. Mereka adalah:
  1. Evan Belsarun Haloho (Universitas Sriwijaya)
  2. Felicia (Universitas Kristen Maranatha)
  3. Gusti Ayu Made Devyna Maharani (UPN “Veteran” Jawa Timur)
  4. Nadhlif Pelu (UIN Sunan Ampel)
  5. Nanditha Setyaningrum (IPB University)
  6. Rachelle Xaverine Nyomanto (Universitas Lambung Mangkurat)

(Arga Sumantri)