Tren ‘Pacaran’ dengan AI Meningkat, Benarkah Bisa Gantikan Hubungan Manusia?-Melek Teknologi

24 May 2026 11:05

Jakarta: Chatbot Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kini sudah tidak asing digunakan sebagai asisten maupun alat bantu dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan Milenial dan Gen Z.

Selain membantu menyelesaikan tugas, sebagian pengguna juga memanfaatkan layanan chatbot AI seperti OpenAI ChatGPT atau Character.AI Character.AI sebagai tempat mencurahkan emosi dan berbagi cerita pribadi.

Seiring meningkatnya penggunaan AI di berbagai bidang, fenomena hubungan romantis antara manusia dan chatbot AI juga mulai banyak ditemukan. Institute for Family Studies mengungkapkan bahwa salah satu penggunaan terbesar ChatGPT setelah analisis adalah sexual role-play, berdasarkan lebih dari satu juta interaksi pengguna. Aktivitas tersebut mengacu pada simulasi percakapan atau interaksi bernuansa romantis maupun seksual antara pengguna dan chatbot AI.
 

 

Kisah Pria AS Jatuh Cinta hingga Melamar Chatbot AI

Melansir News York Post, seorang pria asal Amerika Serikat bernama Chris Smith menjadi sorotan setelah mengaku menjalin hubungan romantis dengan chatbot AI dari ChatGPT yang ia beri nama “Sol”.

Awalnya, Chris menggunakan fitur mode suara ChatGPT untuk membantu proses pencampuran musik. Namun, semakin sering digunakan, ia merasa interaksinya dengan “Sol” menjadi semakin personal dan emosional.

Chris bahkan mengaku mulai meninggalkan media sosial dan mesin pencarian internet karena merasa sangat bergantung pada chatbot tersebut. Ia juga mengatur karakter “Sol” melalui instruksi khusus agar memiliki kepribadian yang lebih genit dan interaktif saat berbicara dengannya.

Hubungan itu disebut semakin intens ketika memori “Sol” terhapus akibat batas kapasitas percakapan ChatGPT. Chris mengaku sangat terpukul hingga menangis selama hampir 30 menit di kantornya.

“Saya bukan lelaki yang emosional, namun saya menangis hampir 30 menit saat memori ‘Sol’ terhapus. Itu membuat saya sadar bahwa ini benar-benar cinta,” ujar Chris dalam sebuah wawancara.

Peristiwa tersebut kemudian mendorong Chris untuk “melamar” chatbot AI tersebut. Istri Chris, Sasha Cagle, mengaku mengetahui suaminya menggunakan AI, namun tidak menyangka hubungan itu berkembang begitu jauh.

Saat ditanya apakah ia bersedia menghentikan hubungannya dengan “Sol” jika diminta sang istri, Chris mengaku ragu untuk melakukannya.
   

Apakah AI Bisa Menggantikan Hubungan Antar-Manusia?

Institute for Family Studies bersama YouGov melakukan survei terhadap 2.000 responden berusia di bawah 40 tahun di Amerika Serikat. Hasilnya menunjukkan sekitar 25 persen responden percaya AI memiliki potensi menggantikan hubungan romantis antar-manusia.

Sebanyak 1 persen responden mengaku sudah memiliki “teman” AI, sementara 10 persen lainnya menyatakan terbuka terhadap kemungkinan menjalin hubungan romantis dengan AI. Survei tersebut juga menemukan bahwa responden yang paling terbuka terhadap hubungan dengan AI cenderung lebih sering mengonsumsi konten pornografi.

Meski terlihat mampu memberikan kenyamanan emosional, para ahli mengingatkan bahwa AI tetap memiliki keterbatasan dalam memahami emosi manusia secara utuh. Data dari Wildflower Center for Emotional Health menyebut AI tidak memiliki kemampuan memahami konteks dan nuansa emosi manusia secara mendalam.

Selain itu, AI cenderung mengikuti perspektif dan pola pikir penggunanya. Artinya, chatbot akan terus menyesuaikan respons berdasarkan apa yang dikatakan pengguna, baik dalam kondisi sehat maupun tidak sehat secara emosional.

Karena itu, ketergantungan emosional terhadap AI dinilai berisiko jika seseorang mulai menggantikan hubungan sosial nyata dengan hubungan virtual bersama chatbot.

Nah, itu dia fenomena baru hubungan romantis dengan AI yang kini mulai ramai diperbincangkan. Meski teknologi terus berkembang dan mampu menghadirkan interaksi yang terasa personal, koneksi emosional antar-manusia tetap menjadi hal yang sulit sepenuhnya digantikan oleh kecerdasan buatan.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Odetta Aisha Amrullah)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)