20 May 2026 16:18
Gerakan Pesantren Anti Kejahatan Seksual resmi dideklarasikan dalam Temu Nasional Pondok Pesantren di Jakarta. Gerakan ini menjadi komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pesantren yang aman, bermartabat, dan bebas dari kekerasan seksual.
Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB menginisiasi penandatanganan komitmen bersama dengan melibatkan pesantren, pemerintah, dan aparat penegak hukum. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, serta diikuti oleh Kementerian Agama, Kementerian PPPA, Polri, DPR RI, dan perwakilan pengasuh pesantren dari berbagai wilayah di Indonesia.
"Juga akan siap bekerja sama untuk menggerakkan seluruh potensi pendidikan, Bu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kemudian dari Kapolri yang diwakili oleh Bareskrim, Ibu Nurul Azizah untuk bersama-sama berkolaborasi." kata Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Rabu, 20 Mei 2026.
| Baca juga: Komnas Perempuan: Kasus Pencabulan Santri di Pati Sudah Dilaporkan Sejak 2024 |