NEWSTICKER

Sejuta Cara Sambo agar Lolos dari Hukuman Mati

5 January 2023 19:00

Sidang kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J telah bergulir di Pengadilan selama dua bulan. Sejumlah fakta, drama hingga berbagai siasat dilakukan Ferdy Sambo untuk lepas dari jeratan hukum.

Setelah tragedi penembakan, Ferdy Sambo menyusun skenario untuk menutupi kejahatannya tersebut, salah satuya pembuatan BAP palsu soal perusakan CCTV. Seiring berjalannya waktu, skenario tersebut terungkap di pengadilan beserta fakta lainnya.

Ferdy Sambo akhirnya mengaku bahwa tidak ada tragedi tembak menembak di rumah dinasnya, Juli lalu. Namun, dirinya tetap berpegang teguh pada pendapatnya bahwa dirinya tidak pernah menyuruh Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E untuk menembak Brigadir J. Perintah 'hajar Chard' menurutnya bukanlah perintah untuk menembak.

Hingga kini, sejumlah pihak termasuk kuasa hukum Eliezer masih mempertanyakan rekaman CCTV lantai dua dan tiga yang hilang. Hakim sempat mencurigai rekaman tersebut tercecer, lantaran hanya teradapat dua titik dari total 53 titik CCTV.

Pihak PN Jaksel beserta para kuasa hukum terdakwa, melakukan kunjungan ke rumah Ferdy Sambo, Rabu (4/1/2023) kemarin. Seluruh pihak benar melihat ada CCTV di lantai dua dan tiga rumah tersebut, tetapi rekamannya tidak ada.

Kuasa Hukum Sambo berdalih, rekaman CCTV tersebut sudah diamankan oleh penyidik. Namun, berdasarkan keterangan ahli digital forensik yang sempat dihadirkan beberapa waktu lalu, penyidik menerima rekaman tersebut sudah dalam bentuk flashdisk.

Majelis hakim akan diharapkan dengan keputusan sulit. Namun, hakim diharapkan dapat memberi keputusan yang tepat dalam perkara tersebut.