5 April 2023 11:28
Kasus penipuan berujung pembunuhan berantai berkedok penggandaan uang marak terjadi di Indonesia. Kasus serupa juga pernah dilakukan oleh Wowon cs dan kini muncul pembunuh berantai asal Banjarnegara, Slamet Tohari atau Mbah Slamet.
Pengamat Sosial, Devie Rahmawati menilai dengan adanya praktik penggandaan uang berkedok perdukunan ini membuat masyarakat memiliki keinginan mendapatkan uang dengan cepat. Hal ini juga didorong literasi keuangan masyarakat masih rendah serta masyarakat masih percaya dengan aksi ilmu hitam.
"Selain itu, literasi digital masyarakat Indonesia juga masih lemah. Penggunaan saluran digital yang digunakan sebagai jalan untuk promosi oleh pelaku, menggunakan kaki tangannya tadi itu juga menunjukkan bahwa memang masih perlu waktu bagi masyarakat memilah dan milih informasi yang tepat," kata Pengamat Sosial, Devie Rahmawati dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu (5/4/2023).
Devie juga mengakui bahwa praktik perdukunan di Indonesia sulit diberantas karena kedekatan dengan masyarakat sangat tinggi.
"Masyarakat merasa ini (praktik perdukunan) menjadi sesuatu yang tepat karena masyarakat mengenal hal ini (perdukunan) sudah lama. Jadi familiaritas menjadi satu hal yang penting," ujar Devie Rahmawati.
Praktik perdukunan ini menurut Devie juga tidak lepas dari profil dukun atau pelaku tersebut.
"Rata-rata mereka (dukun) kemudian menemukan celah untuk mencari tambahan pendapatan dengan menipu," tambah Devie.