NEWSTICKER

Viral via Hotman Paris Hutapea, Dihukum Kemudian

8 September 2022 23:06

Kasus dugaan rudapaksa di Medan baru mendapat perhatian, setelah viral di media sosial via unggahan Pengacara Hotman Paris Hutapea. Ini bukan pertama kalinya, karena ada juga kasus lain yang baru dilirik hukum, setelah diunggah Hotman dan kemudian viral.
 
Seperti kasus seorang perempuan bermobil mewah terpergok mencuri cokelat di sebuah minimarket di Cisauk, Tangerang, Banten, pada pertengahan Agustus lalu. Alih-alih diproses hukum, si pelaku malah menuntut petugas minimarket yang memergoki mencuri untuk meminta maaf kepadanya. 

Tak hanya itu sang petugas juga diancam bakal dipolisikan dengan menggunakan UU ITE. Lalu permintaan maaf itu disebarkan ke media sosial dan kemudian viral.

Mungkin si pencuri di minimarket merasa urusannya kelar. Namun ternyata kasus ini mendapatkan perhatian dari Hotman Paris Hutapea. Melalui akun instagramnya, Hotman mengatakan akan membela pegawai minimarket itu melawan ketidakadilan hukum yang diakibatkan kelakuan sang pelaku pencuri di minimarket.

Tim Kuasa Hukum Hotman lalu melaporkan kasus tersebut ke Polres Tangerang Selatan. Barulah di kantor polisi, si pelaku melalui anaknya, mengaku telah mencuri cokelat dan juga sampo di minimarket. Mereka juga minta maaf pada sang petugas minimarket karena telah mengancamnya.
 
Tidak hanya itu, baru-baru ini mencuat kasus dugaan penganiayaan seorang santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Seorang ibu menangis mengadukan kejanggalan kematian putranya yang sedang menuntut ilmu di sana pada Hotman Paris Hutapea. Kasus ini terjadi pada 22 Agustus 2022 dan kemudian baru viral pada 6 September 2022, karena Hotman mengunggahnya ke media sosial. 

Kasus yang terbaru, ada ibu di Medan, Sumatera Utara, yang mengadu pada Hotman Paris Hutapea. Sang ibu melapor, bahwa putrinya yang baru berusia 10 tahun diduga menjadi korban rudapaksa sejumlah orang di sekolahnya, di antaranya kepala sekolah, staf hingga tukang sapu. 

Si ibu juga mengaku sudah melaporkan kasus yang terjadi Agustus 2022 ini, ke Polrestabes Medan dan sudah dilimpahkan ke Polda Sumatera Utara, namun belum ada tindak lanjut. Hotman pun lagi-lagi mengunggah kasus ini ke media sosial, dan kini polisi telah memeriksa sejumlah saksi termasuk kepala sekolah. 

Tiga kasus ini memperlihatkan betapa sebuah kasus yang melibatkan masyarakat kecil, baru menjadi perhatian hukum, ketika ada keterlibatan sosok berpengaruh dan kemudian viral di media sosial.

Tag