Kupang: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti melakukan kunjungan ke SD Inpres Noelbaki pada Selasa, 5 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia mengikuti kegiatan “pagi ceria” bersama siswa dan guru yang berlangsung penuh antusias.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa kegiatan pagi ceria merupakan bagian dari program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk membangun karakter siswa sejak dini.
“Ini salah satu program Kemendikdasmen yang berkaitan dengan bagaimana kita membangun karakter anak-anak Indonesia, membiasakan mereka untuk menyanyi lagu Indonesia Raya sebagai usaha untuk menumbuhkan nasionalisme cinta tanah air, kemudian berdoa untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta senam agar anak-anak memiliki kebiasaan berolahraga,” ujar Abdul Mu’ti.
Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat belajar dan percaya diri sebagai generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Peletakan Batu Pertama Revitalisasi Sekolah
Selain kegiatan senam bersama,
Mendikdasmen juga melakukan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya revitalisasi sekolah di SD Inpres Noelbaki.
Program revitalisasi ini mencakup pembangunan sembilan ruang kelas baru, ruang administrasi, fasilitas toilet, serta rumah dinas guru. Selain itu, dilakukan pula rehabilitasi sejumlah fasilitas seperti ruang kelas, perpustakaan, dan penataan lingkungan sekolah.
“Hari ini kami juga meletakkan pembangunan revitalisasi untuk SD Inpres yang mendapatkan bantuan. Target pembangunannya sekitar 150 hari atau kurang lebih lima bulan,” jelas Abdul Mu'ti.
Revitalisasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih asri, aman, dan nyaman bagi siswa dalam proses belajar mengajar.
Menurut Abdul Mu’ti, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung program Presiden dalam pembangunan infrastruktur pendidikan.
“Dengan revitalisasi ini, sekolah diharapkan menjadi tempat belajar yang lebih baik sehingga anak-anak lebih semangat dan termotivasi,” tambahnya.