Ogan Komering Ilir: Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengingatkan lahan program cetak sawah rakyat jangan sampai beralih fungsi menjadi lahan sawit atau komuditas lainnya.
Program cetak sawah rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas lahan tanam padi guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Yang saya tekankan kepada petani adalah jangan sampai program cetak sawah rakyat ada perubahan atau alih lahan, alih fungsi yang sudah kita cetak malah ditanam yang lain atau sawit," kata Dudung.
Hal tersebut diungkapkan Dudung saat meninjau lahan cetak sawah rakyat di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),
Sumatra Selatan.
Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi dengan target cetak sawah terbesar di Indonesia, yakni 13.000 hektar, di mana Kabupaten OKI memegang porsi terbesar yaitu sekitar 7.000 hektar.
Menurut Dudung, pengerjaan fisik cetak sawah rakyat memiliki tantangan yang cukup berat, mengingat kondisi di wilayah tersebut berawa dan tanahnya mengandung asam. Meski begitu, Dudung menyebut para petani dan masyarakat di kabupaten OKI mendukung pelaksanaan program tersebut.
Dudung mewanti-wanti masyarakat dan pemerintah daerah, agar lahan sawah yang telah berhasil dicetak tidak dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit atau komoditas lain di masa mendatang.