8 February 2026 23:19
?Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Mujahadah Kubro peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu pagi, 8 Februari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menegaskan peran vital NU yang konsisten menjaga stabilitas dan kedaulatan bangsa dari masa ke masa.
Prabowo menyoroti sejarah panjang perjuangan para santri dan ulama NU, khususnya di Jawa Timur, yang rela menumpahkan darah demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, NU selalu menjadi garda terdepan dalam mengajarkan nilai persatuan kepada umat dan bangsa.
Dalam pidatonya, Presiden menekankan warisan leluhur dan tokoh-tokoh NU yang senantiasa mengutamakan kerukunan melalui jalan musyawarah mufakat.
Ia pun memberikan pesan tegas kepada seluruh pemimpin politik hingga kaum intelektual agar menjauhi sifat pendendam. Prabowo mengingatkan bahwa persaingan atau kompetisi tidak boleh menjadi alasan untuk menyimpan kebencian satu sama lain.
"Tidak ada bangsa yang kuat, tidak ada bangsa yang bisa maju kalau pemimpin-pemimpinnya tidak rukun. Karena itu saya selalu mengajak semua unsur, mari kita bersatu," tegas Prabowo di hadapan ribuan Nahdliyin.
Dalam kunjungan kerja ini, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Turut hadir Menteri Sosial sekaligus Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.