29 July 2026 14:23
Jakarta: Pemerintah Indonesia secara intensif menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menghadapi ancaman kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akibat fenomena El Nino yang berhimpit dengan musim kemarau. Salah satunya dengan menerapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
"Kita ingin memastikan bahwa pemerintah juga siap dengan satgas, baik satgas darat, satgas udara, dan termasuk dengan menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca. Operasi tersebut diharapkan bisa segera memadamkan titik-titik api. Termasuk untuk memastikan debit air di bendungan, waduk, dan danau kita juga dalam status yang aman. Bahwa metodologi OMC ini semakin berkembang," kata Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu 29 Juli 2026.
Lebih lanjut, Ia menyatakan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius pada dua isu utama, yakni kecukupan pasokan air dan pencegahan kebakaran. Ia menyoroti beberapa wilayah yang menjadi perhatian khusus karena seringnya muncul titik panas (hotspot).
"Kita tahu di sejumlah provinsi, seperti Riau, Jambi, Sumatra Selatan, serta wilayah Kalimantan (Barat, Tengah, dan Selatan), sering kali muncul hotspot atau titik-titik api, baik di lahan gambut maupun non-gambut. Hal ini harus segera diantisipasi," ujar AHY.
Selain itu, pemerintah juga tengah menggodok strategi swasembada air. Ini mencakup pemetaan daerah surplus dan daerah rawan kering, hingga pengembangan teknologi desalinasi air laut untuk wilayah kepulauan serta penjernihan air payau.
Baca Juga :