Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Momentum Dorong Perdamaian di Timur Tengah

9 April 2026 10:15

Pemerintah Indonesia menyambut positif kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang berlangsung selama dua pekan. Momentum ini dinilai sebagai peluang penting untuk mendorong perdamaian yang lebih luas dan berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa kesepakatan ini mencerminkan masih terbukanya jalur diplomasi di tengah ketegangan geopolitik. Indonesia juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara sebagai prinsip utama dalam hubungan internasional.

"Perkembangan ini tentunya mencerminkan adanya upaya dari para pihak-pihak yang terkait untuk tetap membuka ruang diplomasi guna mendorong deeskalasi," kata Yvonne, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Kamis 9 April 2026. 
 


Selain itu, Indonesia juga menaruh perhatian serius terhadap situasi di Lebanon. Pemerintah menyerukan investigasi menyeluruh atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa akibat serangan di wilayah tersebut.

"Indonesia akan terus dukung setiap upaya diplomasi yang konstruktif dan termasuk upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk berkembang menjadi penyelesaian yang lebih sifatnya lebih permanen dengan tentunya perlindungan warga sipil sebagai fokus," pungkasnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)