Spanyol Jadi Negara Barat Pertama yang Buka Kembali Kedutaan di Teheran

14 April 2026 10:41

Kedutaan Besar Spanyol di Teheran membuka kembali operasionalnya pada Senin, 13 April 2026. Hal ini menandai kembalinya misi diplomatik Barat pertama di Iran sejak pecahnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Langkah ini diambil setelah fasilitas diplomatik tersebut ditutup sementara sejak 7 Maret lalu akibat eskalasi keamanan yang meningkat di wilayah Iran. Berdasarkan pantauan di lokasi, bendera Spanyol dan Uni Eropa telah kembali berkibar di fasad gedung kedutaan, dengan penjagaan personel keamanan di pintu bagian konsuler.

Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, sebelumnya telah mengumumkan keputusan pembukaan kembali ini pada Kamis pekan lalu. Albares menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari dukungan Spanyol terhadap upaya resolusi damai menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata.
 

Baca juga: Iran Sempat Tawarkan Penangguhan Pengayaan Uranium Selama 5 Tahun, Tapi Ditolak AS

Albares juga telah menginstrusikan Duta Besar Spanyol untuk Iran Antonio Sanchez-Benedito untuk kembali bertugas di Teheran. Sanchez Benedito juga dijadwalkan melakukan komunikasi intensif dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, guna membahas langkah-langkah diplomatik ke depan.

Meskipun Spanyol telah mengambil inisiatif untuk mengaktifkan kembali misinya, situasi keamanan regional masih diliputi ketidakpastian. Pembukaan kembali ini terjadi di tengah kegagalan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung selama 21 jam di Islamabad pada akhir pekan lalu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)