Coffeenatics Bawa Kopi Tapanuli Selatan ke Panggung Global di WEF 2026

24 January 2026 00:43

Davos: Indonesia Pavilion di World Economic Forum (WEF), Davos, Swiss, menampilkan beragam potensi nasional. Mulai dari sisi investasi, inovasi, hingga produk unggulan Tanah Air. Salah satu yang menarik perhatian adalah kehadiran Coffeenatics, brand kopi asal Indonesia yang membawa Kopi Sumatra ke panggung global.

Coffeenatics merupakan usaha kopi yang berdiri 11 tahun lalu dari sebuah kafe kecil. Kini, bisnis kopi asal Sumatra ini telah memiliki roastery sendiri dan fokus pada pengembangan kopi Sumatra berbasis kualitas dan berkelanjutan. 

Kehadiran Coffeenatics di Indonesia Pavilion merupakan hasil dari proses kurasi dan presentasi, dengan dukungan dari BKPM. Dalam kesempatan ini, Coffeenatics membawa satu jenis kopi khusus, yakni dari Tapanuli Selatan.

Kopi Tapanuli Selatan yang diperkenalkan Coffeenatics memiliki keunikan tersendiri. Selain dari sisi karakter rasa, kopi ini juga terkait dengan upaya konservasi orangutan Tapanuli, salah satu spesies paling langka di dunia. 
 



Melalui kerja sama dengan organisasi lokal dan petani, Coffeenatics mendorong praktik produksi kopi yang berkelanjutan dengan menekankan peningkatan kualitas tanpa perlu pembukaan lahan baru.

"Jadi di daerah di mana kopi ini ditanam itu ditemukan ada subspesies orangutan Tapanuli. Cuman sayangnya sekarang kita sisa di 800 individual. Nah, jadi bekerja sama dengan organisasi lokal dan juga petani, kita fokusnya di kualitas bukan di kuantitas. Sehingga apa yang terjadi adalah tidak usah dilakukan pembukaan lahan lagi, jadi konflik antara penduduk dengan orangutan ini bisa berkurang," ujar CEO & Co-Founder Coffeenatics Harris Hartanto Tan, dalam program Newsline Metro TV, Jumat, 23 Januari 2026.

"Nah jadi setiap kopi yang Coffeenatics beli dari para petani itu kita ekstra di USD2 dari harga pasar. Jadi dari sanalah perjalanan kita sampai ke Davos dan bagaimana kita itu memilih Kopi Tapanuli Selatan," katanya.

[02:10] Sementara itu, antusias pengunjung di Indonesia Pavilion terhadap kopi Indonesia terbilang tinggi. Selama dibukanya Indonesia Pavilion, Coffeenatics menargetkan menyajikan 1.100 cangkir kopi. 

Indonesia Pavilion Davos diharapkan dapat membuka jalan bagi brand kopi Indonesia untuk menembus pasar global. Tidak hanya sebagai bahan mentah, namun sebagai produk dan brand bernilai tambah. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)