25 January 2026 15:54
Pemerintah Kota Sibolga menyatakan proses pemulihan pascabencana banjir dan longsor akhir November lalu telah mencapai 90 persen. Pembangunan hunian tetap serta pemulihan infrastruktur menjadi fokus
utama pemerintah saat ini.
Pemerintah Kota Sibolga mencatat setidaknya 376 rumah rusak berat. Untuk mengatasi hal ini, Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) telah memulai pembangunan 200 unit hunian tetap. Pembangunan ini
ditargetkan selesai pada bulan Maret atau paling lambat setelah lebaran.
Sementara itu, rumah rusak ringan dan rusak sedang ditangani melalui kerja sama Pemerintah Kota Sibolga dengan organisasi dan yayasan kerelawanan. Intervensi ini dilakukan melalui penyediaan shelter shelter kit bagi warga terdampak bencana.
Pemerintah Kota Sibolga juga menyambut keputusan pemerintah pusat yang mengembalikan transfer ke daerah untuk wilayah terdampak bencana. Dana tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pemulihan di tengah keterbatasan anggaran di daerah.