Tapanuli Selatan: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi korban bencana banjir dan longsor di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan pascabencana sesuai instruksi Presiden Prabowo.
Saat ini BNPB memfokuskan penanganan pada pemenuhan kebutuhan dasar korban dan pengungsi, salah satunya melalui percepatan pembangunan huntara dan huntap lintas sektoral.
Di Tapanuli Selatan, BNPB menargetkan pembangunan 816 huntara yang tersebar di sejumlah lokasi, salah satunya di Desa Simatohir yang sudah mencapai 40% pengerjaan.
Selain huntara, BNPB juga menyiapkan pembangunan huntap sebanyan 1.464 unit. Pembangunan dilakukan melalui skema relokasi maupun pembangunan di lokasi asal yang dinyatakan aman.
Direktur BNPB bagian Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsi Nelwan Harahap menegaskan, percepatan pembangunan huntara dan huntap menjadi prioritas agar korban segera bisa keluar dari lokasi pengungsian dan kembali menjalani kehidupan secara layak.
Proses pembangunan huntara dan huntap di Tapanuli Selatan ditargetkan berjalan sesuai jadwal. Hal ini sebagai bagian pemulihan jangka pendek dan jangka panjang pascabencana. (Metro TV/Enrich Samuel)