12 May 2026 18:29
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Filipina secara resmi menyetujui pemakzulan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte dalam sidang paripurna. Keputusan krusial ini diambil setelah mayoritas anggota dewan menilai sang Wapres telah melakukan pelanggaran berat yang tidak dapat ditoleransi.
Dalam pemungutan suara tersebut, DPR Filipina mencatat kemenangan telak bagi kubu pro-pemakzulan dengan perolehan 255 suara setuju berbanding 26 suara menolak. Keputusan ini langsung memicu gelombang unjuk rasa besar-besaran di sekitar gedung parlemen di Manila.
Dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Selasa 12 Mei 2026, massa pengunjuk rasa terlihat memadati jalanan menuju gedung DPR Filipina di Manila.