Gelar The 5th Summit of Halal 20 di Jakarta, BPJPH Dorong Kolaborasi Ekonomi Halal Global

21 September 2026 10:54

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) resmi menyelenggarakan Forum International The 5th Summit of Halal 20 (H20) di Jakarta. Acara akbar ini dihadiri oleh 450 peserta dari 48 negara guna mendorong konektivitas dan kolaborasi ekonomi halal global.

“Kalau diperhatikan dengan 48 negara yang hadir dan 450 orang peserta yang hadir dari mancanegara juga menunjukkan bahwa ini adalah sebuah wahana untuk menyampaikan halal ke dunia internasional yang lebih baik, lebih bergengsi, dan lebih bermutu, itu yang saya lihat.” kata Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hassan, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin, 21 September 2026.

Puncak rangkaian acara diisi dengan prosesi penyerahan penghargaan atau awarding kepada puluhan penerima dari berbagai kluster utama. Penghargaan diberikan mulai dari kluster lembaga pemeriksa halal, kluster BUMN, kluster lembaga pendamping dan pendamping proses produk halal, kluster pemerintah daerah, hingga kluster internasional.

Pada kegiatan ini, Kepala BPJPH menyatakan bahwa produk halal kini tidak lagi dipandang hanya sebatas urusan keagamaan, melainkan telah bertransformasi menjadi simbol kesehatan, transparansi, kebersihan ganda (double clean), serta standar makanan berkualitas tinggi yang berlaku universal, bahkan diperluas mencakup sektor kosmetik hingga obat-obatan. 

“Halal itu memang sudah menggelora di seluruh dunia, bahwa halal is for all, halal for everybody, itu yang kami terus gaungkan. Pesan utama itu adalah menjalankan Undang-Undang 33 Tahun 2014 dan PP 42 Tahun 2024 di mana keputusan negara bahwa halal sudah menjadi mandatory sehingga yang mesti kita terapkan mesti kita jalankan, ya kalau ternyata ada kekurangan ada kesalahan kita perbaiki.“ ucap Haikal.
 



Sebagai tindak lanjut dari forum ini, pemerintah menyiapkan program berkelanjutan dengan membentuk wadah internasional seperti Indonesia Europe Halal Club dan Indonesia Amerika Halal Club. Langkah ini diharapkan dapat memudahkan transfer teknologi serta membawa industri halal Indonesia menjadi patokan utama di kancah global.

“Output dari sini sangat baik untuk dunia internasional, kita langsung membentuk Indonesia Europe Halal Club misalnya, itu sudah akan terjadi setelah acara ini kita akan follow up terus, dan ini merupakan langkah awal supaya halal diterima dengan smooth di seluruh dunia.” ungkapnya.

Melalui pembentukan council dan klub tingkat regional hingga internasional ini, Indonesia optimis mampu memimpin ekosistem industri halal dunia sekaligus memperkuat posisi produk halal nasional di pasar global.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X