9 April 2026 23:22
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) resmi meluncurkan program bongkar ratoon atau peremajaan lahan tebu secara besar-besaran. Langkah ini diambil guna mengatasi rendahnya produktivitas gula nasional akibat banyaknya tanaman tebu yang sudah tidak layak produksi.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa berdasarkan evaluasi pada 2025 atas arahan Presiden Prabowo Subianto, ditemukan sekitar 70 hingga 80 persen tanaman tebu di Indonesia saat ini sudah tidak produktif. Kondisi tanaman yang sudah tua dan tidak layak ini menjadi pemicu utama rendahnya hasil panen dan minimnya keuntungan yang dirasakan oleh para petani tebu.
| Baca juga: Bulog Pastikan Stok Pangan Terjaga Meski Ada Gejolak Timteng hingga Godzilla El Nino |