Bulog Pastikan Stok Pangan Terjaga Meski Ada Gejolak Timteng hingga Godzilla El Nino

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. Foto: dok Bulog.

Bulog Pastikan Stok Pangan Terjaga Meski Ada Gejolak Timteng hingga Godzilla El Nino

Husen Miftahudin • 29 March 2026 15:13

Jakarta: Perum Bulog memastikan stok cadangan pangan pemerintah (CPP) tetap aman meski terjadi gejolak di Timur Tengah dan ancaman fenomena El Nino ekstrem atau Godzilla El Nino yang berpotensi memicu kekeringan panjang.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kondisi pangan nasional relatif stabil karena Indonesia telah mencapai swasembada, sehingga dampak konflik global tidak terlalu mempengaruhi ketersediaan pangan domestik saat ini.

"Jadi kita, Indonesia bersyukur alhamdulillah dengan swasembada pangan sehingga masalah pangan Indonesia tidak terlalu terdampak dengan masalah Timur Tengah," kata Rizal seperti dikutip dari Antara, Minggu, 29 Maret 2026.

Ia menjelaskan capaian swasembada pangan menjadi faktor penting yang menjaga ketahanan nasional, sehingga tekanan dari gejolak geopolitik internasional tidak langsung berdampak signifikan terhadap pasokan pangan masyarakat luas di dalam negeri.

BUMN pangan itu mencatat total stok pangan nasional komoditas beras saat ini telah mencapai 4,23 juta ton, menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

Dengan jumlah tersebut, Bulog optimistis ketersediaan pangan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun, termasuk dalam menghadapi potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang diperkirakan cukup ekstrem.
 

Baca juga: Pemerintah Pastikan Stok Pangan Surplus, Harga Tetap Stabil saat Lebaran


(Ilustrasi. Foto: dok MI)
 

Masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan


Dalam pengelolaan komoditas, Bulog tidak hanya mengandalkan beras, tetapi juga mengelola jagung sebagai pakan ternak di dalam negeri.

Untuk komoditas minyak goreng, Bulog mencatat ketersediaan stok mencapai sekitar 72 ribu kiloliter per bulan, yang dinilai cukup untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat masyarakat secara nasional.

Dengan kondisi tersebut, Bulog memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan, karena seluruh stok dalam kondisi aman, terkendali, dan terus dikelola optimal untuk memenuhi kebutuhan nasional.

"Jadi cukup aman terkendali. Jadi masyarakat tidak perlu bimbang," tegas Rizal.

Sebelumnya, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaimain menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada pangan pada sembilan komoditas strategis yang dicapai sejak awal 2026.

Dia menyebutkan sembilan komoditas itu meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)