Jakarta: Pola tidur yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan keseimbangan aktivitas sehari-hari.
Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, banyak orang kerap mengabaikan kualitas tidur, padahal istirahat yang cukup berperan besar dalam menjaga kondisi fisik maupun mental.
Kurangnya waktu tidur atau pola tidur yang tidak teratur dapat berdampak pada menurunnya konsentrasi, daya tahan tubuh, hingga produktivitas. Oleh karena itu, memahami dan menerapkan pola tidur yang sehat menjadi langkah penting untuk menunjang kualitas hidup secara menyeluruh.
Jam Tidur yang Dibutuhkan Setiap Orang
Melansir dari laman American Heart Association, jam tidur yang diperlukan setiap orangnya berbeda beda:
- Bayi 0-3 bulan: 14 hingga 17 jam
- Bayi 4-11 bulan: 12-15 jam
- Anak usia 1 dan 2 tahun: 11-14 jam
- Anak usia 3 hingga 5 tahun: 10-13 jam
- anak usia 6 hingga 13 tahun: 9-11 jam
- Remaja usia 14 hingga 17 tahun: 8-10 jam
- Dewasa: 7-9 jam
- Dewasa berusia 65 tahun keatas: 7-8 jam
Selain faktor usia dan durasi,
pola tidur yang optimal dipengaruhi oleh jenis aktivitas fisik dan asupan nutrisi. Konsistensi dalam menjaga pola makan dan jam tidur yang tepat berkontribusi signifikan pada kesegaran tubuh ketika bangun pagi.
Meningkatkan Kualitas Tidur
Melansir laman
Biofarma, untuk mendapatkan istirahat yang optimal, berikut ini adalah langkah-langkah relaksasi dan pengaturan kebiasaan
pola tidur yang baik.
1. Batasi Asupan Kafein
Karena sifat kafein yang menstimulasi otak agar tetap terjaga, konsumsi kafein dari kopi, teh hitam, maupun minuman energi sebaiknya dihindari setidaknya 4 hingga 6 jam sebelum tidur. Hal ini dilakukan agar proses menuju tidur tidak terganggu.
2. Meminimalisir Paparan Cahaya Biru
Hindari penggunaan perangkat elektronik seperti ponsel, laptop, dan televisi satu jam sebelum tidur. Cahaya biru yang dipancarkan layar dapat menghambat hormon melatonin, yang berperan dalam mengatur siklus tidur alami tubuh.
3. Terapkan Kegiatan Relaksasi
Lakukan kebiasaan yang menenangkan menjelang waktu tidur, seperti membaca buku fisik, meditasi ringan, atau mandi air hangat. Aktivitas ini berfungsi untuk memberikan sinyal pada tubuh dan pikiran memasuki fase istirahat dengan lebih tenang.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Jessica Nur Faddilah)