Cuaca Ekstrem Bikin Petani Cabai di Lebak Gagal Panen

19 January 2026 17:01

Cuaca ekstrem di Kabupaten Lebak, Banten dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir bukan hanya merusak fasilitas dan infrastruktur, tetapi juga lahan pertanian yang mengalami gagal panen sehingga membuat harga komoditas di pasaran melonjak tajam.

Petani cabai yang ada di Kampung Jatimulya, Desa Bojong Leles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten terpaksa menaikkan harga jual lantaran banjir yang mengakibatkan gagal panen. 

Hujan berkepanjangan membuat tanaman cabai busuk dan hasil buah cabai terlihat kecil. Kondisi ini membuat petani mengalami kerugian mencapai Rp20 juta mencakup biaya bibit, perawatan, pupuk, hingga tenaga kerja.
 



Curah hujan yang tinggi hingga menyebabkan banjir bukan hanya menyebabkan gagal panen pada tanaman cabai. Hasil panen kurang memuaskan juga terjadi pada tanaman kacang panjang, ketimun, dan sayuran.

Hingga saat ini belum ada bantuan ataupun solusi dari pemerintah terkait dengan masalah gagal panen yang terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir.

"Ini busuk karena cuaca hujan tadinya kemarau, terus ada hujan. Bisa rugi hingga Rp20 jutaan," kata petani cabai Badrudin.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)