Presiden Prabowo Tegaskan Persatuan Ulama dan Umaroh Kunci Kemakmuran Bangsa

7 February 2026 15:38

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa persatuan antara ulama dan umaroh (pemimpin pemerintahan) adalah syarat utama untuk mencapai kemakmuran dan perdamaian bagi bangsa Indonesia. Hal ini disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa khidmat 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta.

"Jika ulama dan umaroh bersatu, InsyaAllah bangsa kita akan menjadi bangsa yang besar dan makmur. Perdamaian hanya bisa dicapai dengan persatuan antara ulama dan umaroh," kata Presiden Prabowo dalam pidatonya, pada Sabtu 7 Februari 2026.

Prabowo menilai persatuan antara ulama dengan umaroh sangat dibutuhkan. Terutama dalam hal mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang besar dan sejahtera.

"Hari ini adalah lambang bersatunya ulama dengan umaroh. Ini adalah jaminan kebangkitan bangsa Indonesia," tegasnya.

Presiden Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada MUI atas dukungan dan suntikan keberanian yang diberikan kepadanya selama menjalankan tugas sebagai Presiden. Ia menegaskan bahwa MUI memiliki peran yang sangat penting dalam memperkokoh keutuhan bangsa, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan dan krisis yang muncul.

"Terima kasih MUI, Anda telah memberi saya suntikan keberanian untuk menjalankan tugas sebagai Presiden," ungkap Prabowo.
 

Baca juga: Kutip Surat Ar Ra'd Ayat 11, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Perbaiki Bangsa

Menurut Prabowo, MUI yang selalu hadir di saat-saat sulit, termasuk dalam penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat baru-baru ini.

"MUI selalu menjadi pilar stabilitas, pilar ketenangan, pilar penyejuk, dan pilar toleransi antar umat beragama. MUI tidak pernah absen saat negara mengalami kesulitan," ujar Presiden di hadapan ribuan jemaah.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya persatuan dalam menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan politik. Ia mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bertekad menghilangkan kemiskinan dan memberantas korupsi di Indonesia.

"Kita harus berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia. Meskipun kelompok koruptor dan 'garong' mencoba menyerang balik dengan adu domba, saya tidak akan mundur setapak pun demi hukum dan keadilan," tegas Prabowo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)