Madura: TNI Angkatan Darat (TNI AD) kembali menggelar program Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026 di sejumlah wilayah Pulau Madura, Jawa Timur. Program ini menyasar kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan bagi warga yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD mendukung percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran. Dalam pelaksanaannya, Bakti TNI AD untuk Rakyat mencakup sasaran fisik dan nonfisik. Pada sasaran fisik, personel TNI AD melakukan pembangunan dan perbaikan sejumlah fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Infrastruktur yang menjadi sasaran antara lain jembatan, sumur bor, rumah ibadah, hingga fasilitas pendidikan. Pembangunan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung aktivitas warga sehari-hari. Sementara itu, kegiatan nonfisik dilakukan melalui berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Sejumlah kegiatan yang dilakukan antara lain bakti kesehatan, kegiatan kebersihan dan pelestarian lingkungan, perbaikan irigasi, hingga penyaluran bantuan sosial.
TNI AD juga memberikan alat bantu kepada warga yang membutuhkan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga pemberdayaan masyarakat serta penguatan hubungan antara TNI dan warga. Dalam pelaksanaannya, TNI AD berkolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.
Salah satu warga penerima manfaat, Marham, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mendapatkan bantuan kaki palsu melalui kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat. Marham mengatakan bantuan tersebut sangat berarti karena dapat menunjang aktivitasnya sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap warga yang membutuhkan.
"Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Staf Angkatan Darat, Bapak Pangdam V/Brawijaya, serta Bapak Dandim 0829/Bangkalan atas bantuan kaki palsu yang telah diterima," ujar Marham.
"Bantuan ini sangat berarti bagi saya, bukan hanya sebagai alat bantu untuk beraktivitas, tetapi juga menjadi wujud kepedulian perhatian kepada kami," lanjutnya.
Melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026, TNI AD berharap berbagai bantuan dan pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain mendukung kebutuhan dasar warga, program ini juga menjadi upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kolaborasi dan kehadiran langsung di tengah masyarakat.