Tinjau Kampung Bahari, Kapolda Metro Jaya Targetkan Penataan Selesai dalam 1 Bulan

3 November 2026 13:02

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto meninjau langsung kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 3 November 2026. Dadang menargetkan proses pembersihan serta penataan kawasan tersebut rampung dalam kurun waktu satu bulan usai penindakan narkoba.

"Ini harus satu bulan sudah selesai. Timeline kita empat minggu. Kalau titik ini sudah selesai, kita bisa kerja di tempat lain lagi," tegas Dadang dalam tayangan Breaking News Metro TV, Selasa, 3 November 2026.

Dadang menjelaskan, operasi pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti pada penangkapan semata, melainkan wajib dibarengi dengan pembenahan wilayah secara menyeluruh agar para pelaku tidak kembali.

"Penegakan hukum tanpa penanganan pascapenegakan hukum itu nothing. Pascapenegakan hukum itu hal yang penting supaya tidak terulang lagi, tidak tumbuh lagi menjadi sarang. Maka saya ajak semua stakeholder melihat langsung bagaimana kondisinya di sini," ujar Dadang.

Untuk mencapai target satu bulan tersebut, Dadang menginstruksikan agar penertiban bangunan liar dilakukan bertahap, dimulai dari bangunan tak berpenghuni.

"Tahapan pertama kita bersihkan dulu yang mana yang tidak dihuni, supaya tidak kembali lagi menjadi sarang narkoba. Nanti yang masih terisi kita datakan, baru kita lakukan langkah-langkah penanganannya secara humanis," jelasnya.

Dari hasil pendataan sementara, tercatat ada 23 kepala keluarga (KK) atau 80 jiwa yang bermukim di bantaran rel tersebut. Sebagian besar warga bekerja mengumpulkan dan memilah sampah dengan pendapatan harian sekitar Rp40 ribu hingga Rp50 ribu.

Dadang menekankan bahwa penataan lingkungan tidak boleh mematikan mata pencaharian warga terdampak.

"Satu hari mereka rata-rata dapat Rp40 ribu sampai Rp50 ribu, berarti kalau sebulan sekitar Rp1,5 juta. Jangan sampai penghasilan ini hilang gara-gara proses kita. Negara hadir untuk memfasilitasi itu. Kita bantu asistensi agar ketika mereka mengolah sampah, kesehatannya terjaga, serta lingkungannya tetap bersih dan indah," tutur Dadang.

Guna menjaga kawasan tersebut tetap bersih dari peredaran narkoba ke depan, sistem pengawasan terpadu yang melibatkan unsur TNI, Polri, Pemda, hingga pam swakarsa akan segera dibentuk. Sementara itu, terhadap para bandar yang melarikan diri saat penindakan, kepolisian memastikan proses hukum tetap berjalan.

"Jaringannya sudah kita petakan. Mereka memang melarikan diri, tetapi sudah kita petakan dan kami lakukan pengejaran dengan tim-tim yang telah dibentuk," pungkasnya.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X