Kabut Asap di Bandara Tjilik Riwut Mulai Menipis

8 October 2026 14:30

Palangka Raya: Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mulai menipis. Kawasan tersebut sempat tertutupi asap yang tebal, sehingga membatalkan sejumlah penerbangan.

Hal itu sudah terkonfirmasi oleh Humas PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Andi Wiguna, bahwa jarak pandang saat ini sudah mencapai 800 meter. Sebelumnya, jarak pandang hanya berkisar 200 sampai 300 meter.

"Kalau kabut terus menipis, kemungkinan akan ada penerbangan," ujar Jurnalis Metro TV Tantawi Jauhari, dalam program Metro Siang Metro TV, Kamis, 8 Oktober 2026.
 



Dari pantauannya, aktivitas di bandara terlihat normal seperti biasa. Hanya saja tidak ada aktivitas penerbangan yang menjadi pembedanya. 

Sejak hari Minggu, memang terjadi pembatalan sejumlah penerbangan. Para penumpang mengalihkan penerbangan mereka dengan berangkat dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bandara Tjilik Riwut membatalkan sejumlah penerbangan akibat kabut asap pekat. Pembatalan dilakukan demi keselamatan, karena jarak pandang (visibility) di area landasan merosot hingga di bawah 300 meter.

Jarak pandang yang sangat terbatas ini dinilai tidak memungkinkan bagi pesawat untuk mendarat. Rentetan pembatalan penerbangan akibat kabut asap telah terjadi beberapa kali sejak hari Minggu sebelumnya.

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X