23 October 2026 10:14
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total luas lahan yang ditangani dan terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan mencapai 18.421 hektare. Kalimantan Tengah menjadi provinsi dengan luas lahan terbakar terbesar, yakni 7.938 hektare.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyebutkan, luas lahan terbakar di tiga provinsi di Kalimantan mencapai 11.202 hektare. Selain Kalimantan Tengah, kebakaran tercatat di Kalimantan Selatan seluas 1.974 hektare dan Kalimantan Barat 1.290 hektare.
Sementara itu, di Pulau Sumatra, luas lahan yang ditangani mencapai lebih dari 7.000 hektare. Penanganan terpusat di Sumatra Selatan dengan luas sekitar 5.000 hektare dan Jambi sekitar 2.000 hektare.
Untuk menangani karhutla di Kalimantan, BNPB mengerahkan 38.772 personel satuan tugas darat. Sebanyak 16.387 personel ditempatkan di Kalimantan Tengah, 7.927 personel di Kalimantan Selatan, dan 14.458 personel di Kalimantan Barat.
Berton mengatakan, jumlah personel yang dikerahkan meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya.
“Kami sudah menginformasikan kemarin bahwa penambahan ini signifikan sejak kemarin kami sudah men-deploy lebih banyak lagi empat kali lipat dari yang biasanya,” ujar Berton dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat 23 Oktober 2026.
Selain pengerahan personel darat, BNPB menyiapkan 34 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk mendukung operasi udara. Operasi tersebut mencakup pemadaman melalui water bombing, patroli udara, hingga operasi modifikasi cuaca.